Kamis, 20 Oktober 2011 - 01:11:39 WIB

Proyek PNPM Desa Ngerong Kec. Gempol Sarat Korupsi

Pasuruan, kabarwarta.com - Proyek Progran Nasional pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol Tahun 2011 diduga sarat korupsi. Bahkan, kondisi fisik bangunan proyek tersebut amburadul alias tidak sesuai dengan bestek yang ada. Proyek PNPM yang menelan dana sekitar 100 juta lebih ini diduga kuat penuh dengan konspirasi hitam antara perangkat Desa dengan pengurus PNPM.

Ratusan juta rupiah dana yang dianggarkan pemerintah untuk proyek pembangunan pavingisasi dan drainase di Dusun Ngerong, Desa Ngerong, KecamatanGempol di sinyalir kuat tidak sesuai dengan kondisi fisik bangunan. Sedangkan hasil dari proyek PNPM ini sendiri diduga sisanya dibagi-bagi kepada oknum pemerintahan mulai tingkat Kecamatan hingga Desa dan oknum pengelola PNPM sendiri.

Menurut Jamik Sadiman selaku Kepala Desa Ngerong, “proyek PNPM yang ada di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol sudah ada pengurusnya. Kades tidak pernah ikut-ikut hal tersebut, karena proyek PNPM ini langsung dari pemerintah. Desa Ngerong sendiri hanya mendapat proyek pavingisasi total anggaran sekitar Rp 80 juta, sedangkan dana swadaya sekitar Rp 100 juta lebih,” ujarnya, Rabu (19/10/11).

Jamik menyarankan untuk langsung konfirmasi ke Slamet pihak panitia proyek PNPM. “Semua sudah di serahkan ke panitia proyek PNPM. Warga di sini memang membutuhkan proyek itu, bisa anda lihat sendiri kondisi fisik plengsengan di  Dusun Ngerong sudah banyak yang hancur,” jelasnya.

Sayangnya Slamet orang yang mengetahui seluk beluk adanya proyek PNPM belum bisa di konfirmasi terkait masalah tersebut. Selain itu, urukan proyek PNPM yang di letakkan di pinggir jalan raya, sangat mengganggu pejalan kaki. (brntx)

Berita Terkait


0 Komentar :

Kirim Komentar :

BRONIS

Kantor ASDP Tanjung Perak Surabaya Diteror Bom

Tas Isi Pakaian Dikira Bom, Kantor ASDP Digoyang   PERAK, KABARWARTA - Kantor PT

Selengkapnya